Selasa, 22 Juli 2025

Peremajaan Trichoderma Eksplorasi Kupang

 Hari ini dilakukan kegiatan peremajaan isolat Trichoderma hasil eksplorasi dari Kota Kupang pada media agar. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa mikroba Trichoderma yang telah diisolasi dari lapangan tetap hidup, aktif, dan dalam kondisi murni sehingga siap digunakan untuk berbagai aplikasi pertanian hayati seperti pengendalian hayati terhadap penyakit tanaman, perbaikan kualitas media tanam, atau sebagai bahan pembuatan pupuk organik terfermentasi.


Proses peremajaan dilakukan dengan cara menumbuhkan kembali isolat Trichoderma pada media agar padat, biasanya menggunakan media seperti PDA (Potato Dextrose Agar)  yang telah disterilkan dan dituang ke dalam cawan petri hingga membentuk lapisan padat. Dengan menggunakan ose steril yang telah dipanaskan, sedikit miselium Trichoderma dari kultur lama diambil dan ditanam untuk mendapatkan koloni yang murni dan tersebar.

Kultur kemudian diinkubasi pada suhu ruang (sekitar 25–28°C) selama beberapa hari sambil diamati pertumbuhan miseliumnya. Trichoderma yang sehat akan tumbuh cepat dengan koloni berwarna putih kehijauan, tekstur kapas, dan menyebar merata pada media. Keberhasilan peremajaan ditandai dengan tidak adanya kontaminasi dari mikroba lain, yang menunjukkan bahwa teknik aseptik telah dilakukan dengan baik.

Dengan melakukan peremajaan secara rutin, kultur Trichoderma lokal asal Kupang dapat dipertahankan viabilitas dan efektivitasnya sebagai agens hayati unggul yang adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat. Hasil kultur segar ini juga dapat digunakan untuk produksi skala besar, penelitian lebih lanjut, maupun pelatihan bagi petani dan CPNS tentang pemanfaatan mikroba lokal dalam pertanian berkelanjutan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar